2012 04-08

Pengertian moral

Pengertian moral atau Istilah Moral konon mempunyai asal dari bahasa latin atau italia. Format atau wujud singular kata ‘moral’ ialah mos sedangkan format atau wujud plural atau jamak dari kata ini ialah mores. Yang mana masing-masing memiliki makna yang mana sama saja yaitu habitual adat. Apabila kita mengadakan komparasi menggunakan makna kata ‘etika’ sehingga menggunakan cara etimologis kata ’etika’ sama saja menggunakan kata ‘moral’. Ada yang mengatakan, meskipun entah benar atau tidak bahwa masing-masing kata itu sama-sama memiliki makna.

Pengertian moral ada kebiasaan atau adat menggunakan kata yang lainnya apabila makna kata ’moral’ sama saja menggunakan kata ‘etika’ sehingga kemistri makna kata ‘moral’ merupakan norma-norma serta nilai-nilai yang mana menjadi acuan untuk satu orang atawa sebuah grup di dalam melakukan pengaturan polah lakunya.

Sedangkan yang mana membuat beda cuma linguistik asalnya saja ialah ‘etika’ berasal linguistik Yunani serta ‘moral’ berasal linguistik italia (atau latin). Sehingga apabila aku dan kau mengucapkan apabila aksi orang yang mengedarkan narkoba tersebut tiada mempunyai moral sehingga aku dan kau mempunyai anggapan aksi manusia tersebut melanggar norma-norma serta nilai-nilai etis yang berlaku di dalam masyarakat. Atawa apabila aku dan kau mengucapkan apabila pemerkosa tersebut mempunyai moral bejat, ini memiliki maksud manusia itu berpegang di norma-norma serta nilai-nilai yang mana tiada baik.

Istilah Moralitas berasal kata sifat italia moralis. Ini barangkali memiliki makna yang mana di pondasi sama saja menggunakan ‘moral’ cuma eksis nada lebih abstrak. Ngomong-ngomong soal moralitas sebuah perbuatan memiliki maksud bentuk moral sebuah aksi atawa bagus jeleknya aksi itu. Moralitas merupakan kata sifat dari moral atawa keseluruhan asas serta nilai yang mana berkenaan menggunakan bagus serta jelek. Nah semoga anda tidak perlu bingung dalam pengertian moral ini.

2012 04-06

Pengertian Polis

Pengertian Polis ada yang menyebutkan sebagai sebuah bukti tertulis atau surat perjanjian antara pihak-pihak  yang mengadakan perjanjian.

Secara umum, Pokok-pokok isi polis, dapat dogolongkan ke dalam beberapa golongan, misalnya;

  • mukaddimah
  • syarat uraian
  • syarat operatif
  • kondisi-kondisi (conditions)
  • pengecualian-pengecualian (exclusions)
  • syarat tanda tangan
  • program ikhtisar
  • informasi lain-lain

Secara ideal mungkin sebuah polis dibuat dengan iktikad baik dari kedua belah pihak yang mengadakan perjanjian. Selain itu, polis dituliskan dengan tegas dan jelas mengenai hal-hal yang diperjanjikan oleh kedua belah pihak, hak-hak masing-masing pihak, sangsi atas pelanggaran perjanjian, dan sebagainya. Dalam penulisan polis, seyogyanya disusun sedemikian rupa sehingga dengan mudah dapat ditangkap maksud dari perjanjian itu, juga tidak memberi peluang untuk kesalahan penafsiran.

Jadi pengertian polis adalah bukti tertulis untuk perjanjian asuransi.

2012 04-04

Pengertian kognitif

kognitifPengertian kognitif kabarnya mulai populer setelah teori piaget banyak dibahas para ahli pada tahun 1960-an. Pengertian kognisi, meliputi aspek2 struktur intelek yang digunakan untuk mengetahui sesuatu.

Dari salah satu sumber, saya mendapatkan bahwa menurut chaplin, entah siapa itu caplin, pengertian kognitif adalah pengertian yang luas mengenai berpikir dan mengamati. Pengertian lainnya adalah tlh yang mengakibatkan individu memperoleh pengertian. Atau disitu disebtukan pula dengan tlh yang dibutuhkan untuk menggunakan pengertian. Entah apa kepanjangan dari tlh itu sendiri.

Kognitif menurut piaget

Pembahasan kognitif mungkin tidak lengkap tanpa informasi mengenai perkembangan kognitif. Perkembangan kognitif tidak hanya dari hasil kematangan organisme, atau dari pengaruh lingkungan saja, melainkan interaksi diantara keduanya.

Dalam pandangan ini organisme aktif mengadakan hubungan dg lingkungan. Penyesuaian terhadap objek-objek yang ada di lingkungannya, yang merupakan proses interaksi dinamis inilah yang oleh piaget disebut kognisi.

Aspek-aspek proses kognitif antara lain sebagai berikut;

1. Persepsi

2. Ingatan

3. Pikiran

4. Simbol

5. Penalaran

6. Pemecahan masalah

Bahasa adalah salah satu objek material dalam psikologi kognitif. Karena bahasa merupakan perwujudan fungsi-fungsi kognitif. Ada pentahapan dalam perkem-bangan kognisi yang dicapai oleh anak pada Waktu yang berbeda-beda, tetapi urutannya selalu tetap, sehingga piaget tidak terlalu memperhatikan batasan usia anak, dan uraiannya mengenai umur Terkesan kurang jelas/kurang ajeg. Namun begitulah pengertian kognitif yang saya dapatkan meskipun belum saya verifikasi.

2012 03-26

Pengertian Demokrasi

Pengertian demokrasi dapat kita pahami dari kata pembentuknya. Kata “demokrasi” berasal dari dua kata, yaitu demos yang berarti rakyat, dan kratos/cratein yang berarti pemerintahan. Jika kedua kata tersebut disatukan, terbentuklah istilah demokrasi yang mempunyai arti yang lebih luas.

pengertian demokrasi
pengertian demokrasi

Dari sini, kita bisa mengetahui Isitilah “demokrasi” berasal dari Yunani Kuno yang diutarakan di Athena kuno pada abad ke-5 SM. Namun, arti dari istilah ini telah berubah sejalan dengan waktu. Bahkan percaya atau tidak,  definisi modern telah berevolusi sejak abad ke-18, bersamaan dengan perkembangan sistem demokrasi di banyak negara. Yang secara detail barangkali sistem demokrasi antara negara yang satu berbeda dengan negara lain.

Pengertian demokrasi adalah pemerintahan rakyat. Dalam literatur lainnya, barangkali kita akan menemukan definisi demokrasi sebagai pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Demokrasi adalah salah satu bentuk sistem pemerintahan untuk menuju kedaulatan rakyat (kekuasaan warganegara) atas negara untuk dijalankan oleh pemerintah negara tersebut.

Pilar demokrasi yang sangat populer adalah prinsip trias politica. Prinsip Trias Politica  membagi ketiga kekuasaan politik negara (eksekutif, yudikatif dan legislatif) untuk diwujudkan dalam tiga jenis lembaga negara yang saling lepas (independen) dan berada dalam peringkat yg sejajar satu sama lain.

Kesejajaran dan independensi dari badan eksekutif, yudikatif dan legislatif ini diperlukan agar ketiga lembaga negara ini bisa saling mengawasi dan saling mengontrol berdasarkan prinsip checks and balances.

Lembaga eksekutif memiliki kewenangan untuk menjalankan negara. Lembaga judikatif untuk menyelenggarakan pengadilan, dan lembaga legislatif untuk menjalankan sistem perwakilan rakyat.

Keputusan legislatif dibuat oleh wakil rakyat yang wajib bekerja dan bertindak sesuai aspirasi masyarakat yang diwakilinya (konstituen) dan yang memilihnya melalui proses pemilihan umum legislatif. Dalam hal ini, sikap amanah sangat diperlukan dalam mengemban apa yang menjadi aspirasi masyarakat.

Pemilihan umum dalam sistem demokrasi tidak wajib atau tidak mesti diikuti oleh seluruh warganegara, namun oleh sebagian warga yang berhak dan secara sukarela mengikuti pemilihan umum. Sebaliknya, tidak semua warga negara memiliki hak untuk memilih atau dipilih. Banyak negara demokrasi hanya memberikan hak pilih kepada warga yang telah melewati umur tertentu, misalnya umur 18 tahun, dan yang tak memliki catatan kriminal (misal, narapidana atau bekas narapidana).

Kedaulatan rakyat yang dimaksud dalam demokrasi mungkin tidak terbatas pada kedaulatan memilih presiden atau anggota-anggota parlemen, namun bisa dalam arti yang lebih luas. Paling tidak dari sini kita sudah memiliki wacana atas pengertian demokrasi.

Pengertian pemerintah

Pemerintah adalah kata yang sering kita dengar dalam keseharian kita. Namun apakah sebenarnya pengertian pemerintah itu? Di sadari atau tidak, peran Pemerintah tidak pernah terlepas dari kehidupan brenegara. Entah sejak kita lahir maupun sampai meninggal.

Secara ringkas, barangkali pengertian pemerintah bisa diartikan sebagai orang atau sekelompok orang yang memiliki kekuasaan untuk memerintah. Atau secara bahasa barangkali pemerintah adalah orang atau sekelompok orang yang memberikan perintah.

Jika ditinjau lebih dalam lagi, pengertian pemerintah memiliki beberapa definisi. Misalnya ada yang mendefinisikan pemerntah adalah lembaga atau badan public yang mempunyai fungsi dan tujuan tertentu.

Pengertian pemerintah menurut pendapat lainnya adalah sekelompok orang yang mengelola kewenangan, melaksanakan kepemimpinan dan koordinasi pemerintahan serta pembangunan masyarakat  sesuai dengan lembaga dimana mereka ditempatkan.

Pemerintah dalam arti luas didefinisikan sebagai suatu bentuk organisasi yang bekerja dengan tugas menjalankan suatu sistem pemerintahan. Manakala dalam arti sempit, pengertian pemerintah adalah suatu badan persekumpulan yang memiliki kebijakan tersendiri untuk mengelola,mengatur,serta mengatur jalannya suatu sistem pemerintahan. Dengan demikian, pengertian pemerintah dapat kita ketahui secara sempit maupun luas, tergantung konteks yang kita bicarakan.